Dihari bumi tahun ini, saya cukup mengumpulkan tas plastik kresek yang ada di rumah dan mengembalikannya ke warung tegal dimana saya biasa makan.
Mbak-mbak warung untungnya sudah familiar dengan kebiasaan saya yang dirasa cukup aneh ini, kadang suka mengemablikan plastik yang mereka berikan atau membawa plastik sendiri.
Selamat merayakan hari bumi dan semoga tempat kita berpijak ini tetap lestari.
Jadi apa sih earth hour ini? Earth hour adalah sebuah pemilu yang melibatkan orang sedunia untuk memilih antara bumi atau pemanasan global.
Caranya mudah, kalau kamu memilih bumi silahkan matikan lampumu selama 1 jam pada hari sabtu, 28 Maret 2008 dari jam 20:30 – 21:30 dan kalau memilih pemanasan global silahkan tetap nyalakan lampumu.
Saya pikir earth hour adalah sebuah bentuk kampanye untuk memberikan kesadaran kepada kita kalau kadang kita juga harus memberikan bumi yang kita diami ini untuk beristirahat sejenak.
Hari ini saya membaca daily green kalau di Amerika sudah ada sepuluh besar kota dengan gedung terhijau. Maksudnya gedung yang ramah lingkungan adalah gedung yang menggunakan energi lebih rendah dibandingkan dengan konsumsi rata-rata gedung di Amerika.
Memang di Amerika sudah mempunyai badan khusus yang menangani gedung-gedung ramah lingkungan yang diberi nama Green Building Council. Jadi keramahan suatu gedung terhadap lingkungan bisa dinilai oleh badan khusus tersebut dan diberikan suatu sertifikasi.
Gedung komersial dan industri mengkonsumsi 50% energi di Amerika dan berkontribusi terhadap 45% gas rumah kaca, jadi gedung yang ramah lingkungan memang benar-benar dibutuhkan. Keep reading →
Entah kenapa para pemimpin di negeri ini yang sedang atau pernah memimpin kurang memperhatikan masalah lingkungan di negeri yang diberkahi hasil alam yang melimpah ini. Tidak cukup rasanya kader pemimpin yang mempunyai empati terhadap alamnya sendiri.
Tetapi kita juga tidak bisa selalu mengharapkan ketergantungan pada seorang pemimpin. Rasanya sudah saatnya masyarakat Indonesia untuk menggerakkan dirinya sendiri atau dengan kata lain memimpin dirinya sendiri. Kepemimpinan (leadership) tidak harus selalu datang dari tampuk pemimpin yang tinggi, kitapun bisa menjadi seorang pemimpin bagi kita sendiri ataupun masyarakat disekitar kita.
Sebenarnya masyarakat kita sudah mampu untuk menggerakkan dirinya sendiri. Saya melihat dengan mata kepala sendiri ketika saya membantu ibu-ibu penggerak PKK di Kel. Jomblang dalam merencanakan program lingkungan bagi mereka dan lingkungan sekitar rumah mereka sendiri. Mereka hanya memerlukan pengetahuan tambahan untuk menjadi senjata untuk menggerakkan lingkungan mereka sendiri. Ketakutan untuk bergerak biasanya hanya karena ketidaktahuan. Keep reading →
Dulu seringkali saya bertanya pada diri sendiri apakah tingkat pendidikan atau ekonomi seseorang berhubungan dengan kesadaran lingkungan yang mereka punyai? Karena saya seringkali melihat dimedia yang mengangkat kawasan-kawasan kumuh yang mempunyai kondisi lingkungan yang kotor atau tidak higienis.
Tetapi ternyata setelah beberapa lama naik kendaraan sendiri (baca si bebek) di Semarang, saya melihat bahwa tidak adanya kesadaran lingkungan tidak berhubungan dengan (paling tidak) tingkatan ekonomi yang mereka sandang. Seringkali saya melihat orang-orang yang berkendaraan sendiri membuang sampah di jalan raya bahkan saya pernah misuh-misuh ketika 1 pack steorofom bekas bungkus makanan menghantam motor saya yang dibuang dari sebuah mobil yang cukup mewah. Keep reading →