Pahlawan
Ya saya tahu kalo tanggal 10 November kemarin adalah hari pahlawan dan bukan juga tidak lupa kalo saya tidak posting, tapi memang ternyata bekerja di akhir minggu tuh secara mental lebih berat yah
Kalo ditanya pada jaman sekarang siapa sih yang pantas disebut pahlawan, pasti beragam yang memberi jawaban dengan alasan beragam pula. Saya mencoba menjawab dengan perspektif pekerjaan saya sehari-hari. Pahlawan itu adalah ibu-ibu, kenapa mereka? Karena ibu-ibu yang saya dampingi sedang berjuang melawan penjahat-penjahat yang bernama sampah. Di Kelurahan Jomblang saat ini kita saat ini mendampingi tidak kurang dari 40 kader yang kebanyakan adalah ibu-ibu. Kebanyakan di tempat tinggal mereka tidak mempunyai pengangkutan sampah. Yang punya pengangkutan sampah pun berjuang agar pengelolaannya lebih baik tidak sekedar hanya membuang sampah.
Mudah-mudahan suatu saat mereka bisa terangkat seperti Bu Bambang Harini, melihat perjuangan mereka secara langsung kadang membuat saya miris. Bagaimana tidak miris, dengan kondisi ekonomi mereka yang sangat terbatas mereka tetap mau meluangkan waktunya untuk mendidik keluarganya, tetangganya dan ibu-ibu lain di sekitar mereka walaupun tidak sedikit juga penolakan yang mereka terima tetapi mereka tetap sabar untuk merubah kebiasaan buang sampah sembarangan.
Di hari pahlawan kemarin kita memulai pelatihan untuk membentuk kader lingkungan yang kedua yang dilakukan setiap hari sabtu-minggu selama 5 hari. Mudah-mudahan peserta yang baru ini natinya bisa bahu-membahu dengan kader yang sudah ada sebelumnya dan juga bisa menjadi pahlawan untuk orang-orang disekitar mereka
Selamat Hari Pahlawan



hebat yah padahal kita yg punya daya buang sampah ajah masih sembarangan terlebih lagi gimana ngolah sampah …selamat hari pahlawan!
Comment by iks — November 14, 2007 @ 10:24 am
haven’t read the posts, but.. PINDAH NIH?
Comment by bodhi — November 14, 2007 @ 2:26 pm
Super mom!
Comment by STR — November 14, 2007 @ 10:06 pm
sudah datang wahai sang hujan
membasahi pertiwi yang gersang
dan ketika air berjalan terseok
oleh onggokan sampah laknat
maka jangan salahkan hujan
jika yang terjadi kemudian
ada nyawa yang jadi korban
Comment by wedhouz — November 14, 2007 @ 11:10 pm
saya pengin jd pahlawan bisa nda yow hihihihihihi
Comment by aprikot — November 15, 2007 @ 2:17 am
pahlawan yang sebenar-benarnya di masa kini. salut!
Comment by kenz — November 15, 2007 @ 2:58 am
memang berat neh mas … kerja di akhir weekend gini ….
tapi skrg kan udah 2007 .. weekend kerja ???
*kekekekekekekeke
Comment by [H]Yudee — November 15, 2007 @ 4:02 am
thanks to may mom yg masakin gue tiap hari….Oh ternyata mas ini Guru Pelatihan toh….keren2…..
Comment by nanakiqu — November 15, 2007 @ 6:49 am
di jaman blog ini, aku pikir ipul bangsari pantas disebut pahlawan juga dg programnya bloggers for bangsari
Comment by fahmi! — November 15, 2007 @ 10:03 am
pahlawanku siapa yah??
mungkin lbh ke orang yg bisa dijadikan contoh berguna ditengah carut marutnya kehidupan dunia saat ini…
Comment by ekowanz — November 15, 2007 @ 10:57 am
numpang lewat oom didut, sekalian promosi
Tolong dilihat ini http://oikumeneberingin.blogspot.com
Udah gitu aja suwun, oom didut
Comment by teguh — November 15, 2007 @ 5:40 pm
numpang lewat juga, monggo mampir…
Comment by Dimas — November 15, 2007 @ 5:59 pm