Fair trade mungkin kata yang belum familiar di telinga kita. Fair trade adalah gerakan sosial dan pasar untuk menghilangkan kemiskinan global dan memperkenalkan keberlanjutan kegiatan ekonomi. Kegiatan fair trade biasanya mempunyai fokus untuk mengirim produk dari negara berkembang ke negara maju. Produk yang dikirim biasanya meliputi kerajinan tangan, kopi, gula, teh, buah-buahan sampai bunga.
Fair trade mempunyai strategi untuk mengantar produsen dan pekerja marginal dari posisi ekonomi yang ‘ringkih’ sampai pada posisi ekonomi yang aman dan dapat mandiri. Fair trade juga mempunyai tujuan untuk memberdayakan mereka untuk mengambil peran aktif dalam pasar global untuk mencapai kesetaraan dalam perdagangan internasional.
Intinya fair trade adalah sebuah mekanisme kerjasama ekonomi yang berbasiskan dialog, keterbukaan dan saling menghargai dalam mencari kesetaran di dalam perdagangan dunia. Mekanisme ini memberikan kontribusi terhadap ekonomi yang berkelanjutan dengan menawarkan kondisi pertukaran yang lebih baik dan mengamankan hak dari produsen dan pekerja marginal. produsen dan pekerja marginal dinegara-negara berkembang yang mengikuti mekanisme fair trade mendapatkan keuntungan yang setimpal atas produknya yang dijual di negara maju.
Selain keuntungan dalam bentuk uang, mekanisme fair trade juga menantang para produsen untuk meningkatkan/mengembangkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam pengembangan produk karena perkembangan tren. Semakin tinggi kualitas produksi yang mereka hasilkan maka standar hidup mereka juga akan semakin meningkat.
Untuk para konsumen produk fair trade, merupakan sebuah kesempatan untuk berperan lebih jauh tidak hanya menggunakan atau membeli sebuah produk. Seorang konsumen dalam mekanisme ini diharapkan mempunyai tanggung jawab untuk memperkenalkan mekanisme ini lebih luas.
Fair Trade & Produk Ramah Lingkungan
Terus terang sewaktu saya mengunjungi toko online ecoist, saya terkesima bagaimana sampah-sampah kertas pembungkus permen yang diolah oleh ibu-ibu dari kaum kurang berada di Mexico dapat menjadi sebuah tas tangan yang sangat indah yang dijual dengan harga sekitar 50-60 $US.
Atau produk lain, sebuah tas laptop yang dibuat dari poster film bekas.
Mungkin produk-produkĀ ini dibuat dari sebuah lokasi yang miskin dan berakhir pada tangan seorang yang sangat mampu untuk membelinya.
Saya pikir hanya di mekanisme fair trade, sebuah produk daur ulang dapat dihargai tinggi. Para konsumen belajar untuk menghargai usaha dan waktu yang diperlukan untuk mengolah barang-barang daur ulang tersebut.
Di Indonesia sendiri atau di Jakarta yang sudah saya kunjungi secara langsung, saya mengenal Yayasan Balita Sehat. Mereka melatih ibu-ibu untuk memanfaatkan waktu mereka dengan membuat produk-produk daur ulang dengan kualitas yang sangat tinggi. Kalau kamu tinggal di Jakarta dan mempunyai waktu luang, kunjungilah yayasan ini dan saya yakin kamu pasti akan berebut untuk membeli produk mereka. Dengan membeli produk daur ulang mereka selain berkontribusi terhadap lingkungan, kita juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas ibu-ibu yang hidup di daerah kumuh ibukota.
Keep green keepĀ stylist.





8 responses so far ↓
dino // July 23, 2008 at 5:49 am |
Wow!! bisa dijual $60..
Sebetulnya, jual apa aja di Amerika pasti laku kok.. Tapi susah memang untuk memasukkan barang dagangan kita ke Amrik..
Anang // July 23, 2008 at 6:35 am |
fair, adil. trade, dagang. artinya dagang yg adil. ga kaya di pasar2 yg nipu lewat timbangan ya analognya
mizan // July 23, 2008 at 7:02 am |
pernah liat juga tas dari bungkus kopi
Tigis // July 23, 2008 at 1:05 pm |
harusnya dibikin website khusus tentang kumpulan produk2x spt ini yg asal indonesia biar org di seluruh dunia bisa pesen dan beli.
Ozan // July 23, 2008 at 8:37 pm |
Di tv nasional kita juga pernah di ulas, mungkin dari Yayasan Balita Sehat, juga. Bagus2. semua dari barang bekas, jangan heran kalo ketemu tas ada tulisan berbagai macam snack, perman yng ada disekitar kita.
nita // July 24, 2008 at 11:29 am |
kopi yg kuminum tiap hari juga hasil fair trade:)
Rian // May 7, 2009 at 3:54 pm |
Hmm..i hope all people can see the opurtunity
onesimpletech // October 30, 2009 at 6:16 pm |
Nice article…
Indonesia Page – All About Indonesia