Charging di Telepon Umum?

Posted on May 6, 2010

18


Dengan produk mobile phone yang semakin banyak variasinya, semakin murah dan sangat biasa untuk orang memakainya, bagaimana dengan nasib telpon umum? Tentu saja telpon umum menjadi terabaikan. Saya tidak melihat banyak telpon umum di semarang bahkan saya tidak ingat kapan terakhir melihat telpon umum.

Ternyata di Austria ada perusahaan komunikasi yang melihat solusi alternatif bagi telpon umum yang terabaikan ini. Perusahaan ini menjadikan telpon umum sebagai stasiun pengisi untuk kendaraan yang menggunakan listrik sebagai sumber penggeraknya (Electric Vehicle/EV).

Telekom Austria meluncurkan telpon umum pengisi listrik ini pertama kali di Viena 2 hari yang lalu.  Telekom Austria berharap tahun ini mereka dapat merubah 29 telpon umum menjadi stasiun pengisi listrik dari 13.500 telpon umum yang mereka punyai.

Untuk mengisi mobil listrik akan menghabiskan waktu 6,5 jam, 60 menit untuk skuter listrik dan 20 menit untuk sepeda listrik untuk mengisi listrik masing-masing kendaraan. Diharapkan dengan banyaknya stasiun pengisi listrik ini kepopuleran kendaraan berbahan bakar listrik juga akan semakin meningkat di Austria.

Well, kalau di Indonesia sih untuk rumah saja seringkali ada kota-kota yang ketersediaan listriknya masih kedap-kedip. Mudah-mudahan pemerintah kita bisa lebih melihat pembangkit listrik dengan sumber-sumber energi yang terbarukan seperti angin. Padahal negara kita penuh dengan sumber-sumber energi terbarukan ini. Tidak terbayang kalau kita punya mobil listrik dan ditengah jalan mau mengisi bahan bakar ternyata pasokan listriknya tidak ada :P

Referensi & Gambar:

Advertisement
Posted in: berita, lingkungan