Another night at Nori

Kopdar loenpia kali ini agak lain dari biasa. Kopdar kali ini temanya kuliner, jadilah loenpia menambah 1 tema kopdar lagi yaitu kopdar ala kuliner. Tadinya kopdar kuliner ini gw usulin di Semawis tapi karena kelihatannya gak ada yang minat jadi gw banting setir ke Nori, soalnya ada peng-hobby kuliner jepang lainnya si Yudee (selain gw dan Budi) yang mau menjajal kedasyatan rasa (&harga😛 ) menu Nori. Dan setelah dibuat absen ternyata banyak juga yang mau menjajal Nori.

Kopdar kali ini juga sedikit berbeda karena semarang disambangi salah satu (full time) blogger (seleb) dari Jakarta yaitu Mas Budi Putra. Tapi kali ini gw gak pengen cerita kopdar loenpia tetapi konsep dari Nori . Nori memang di set tidak full restaurant tetapi dikonsep juga sebagai lounge. Lounge memang dikonsep untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung sehingga di Nori kita bisa menikmati makanan jepang dengan duduk di sofa yang nyaman dan berbincang dengan teman atau kolega.

Meja Nori

(konsep meja Nori)

Dan ketika lounge Nori di’coba’ oleh sekitar 15 orang toekang (& bukan toekang) loenpia, sofanya masih mampu menampung sehingga lounge Nori juga cocok untuk digunakan untuk pertemuan dengan banyak orang.

Foto-foto kopdar yang lain bisa dilihat di album multiply gw .. SELAMAT MAKAN!😀

 

 

Sofa Nori

 

8 thoughts on “Another night at Nori

  1. betulll….kantong jadi tipis disaat yangmemang kantong tipis..heheh

    btw..kapan2 pengen nyoba..asal dibayari…halahhh..

    foto makanannya mana..katane kuliner

    khan udah aku posting sebelonnya😀

  2. Kayaknya mas Adi ini “Nori Banged” ya’..
    hmmm.. kira2 dibayar brapa sama Nori atas kontribusi di blog ini, mas..?
    hehehe😀

    hehehe~ namanya juga hobby makan😛

    btw, blog diblogspot kok susah ya kalo dibuka..?😦
    beberapa kali aku ke sana selalu Problem Loading Page..
    eh, gak taunya malah apdet di sini..
    jadi, ngeblognya bener2 di sini aja skrg, mas..?

    yo ah😀

  3. mas, ikutan kumpul2 anak2 loenpia dong…. btw, blogger memang akhir2 ini susah dibuka. ga tahu kenapa. tapi wordpress emang is the best (walaupun susah juga yak makenya, ada pembatasan ga boleh pake flash ama java juga)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s