Kesadaran diri ….

Sejujurnya saya senang juga kompetisi blog BC yang tahap terakhir ini temanya mengenai ketahanan iklim karena saya bisa menyalurkan hasrat nyampah saya soal lingkungan. Ada sedikit kerinduan sebenarnya sejak keluar dari kantor itu.

Sebenarnya kalau berbicara masalah lingkungan di Indonesia, hal yang agak terlupakan oleh kita adalah pendidikan. Harus diakui pendidikan lingkungan yang di dapatkan dari keluarga dan sekolah masih sangatlah kurang. Mungkin baru-baru ini saja ketika isu pemanasan global booming, pendidikan lingkungan menjadi salah satu alternatif kurikulum tambahan di beberapa kota atau propinsi di Indonesia.

Karena kurangnya pendidikan lingkungan itulah akibatnya kesadaran diri kita terhadap lingkungan menjadi sangat kurang. Tingkat ekonomi tentu saja bukan menjadi suatu isu dalam masalah lingkungan. Saya sering menjumpai orang-orang yang berada dalam mobil mewah dengan enteng membuang sampah ke jalan dan begitu juga dengan tukang tambal ban yang membuang kotak kardus bekas pembungkus ban ke selokan, mereka sama sekali tidak berbeda.

Karena itu pengalaman di kegiatan terakhir di mantan kantor saya menjadi sangat berharga untuk saya. Waktu itu kami berusaha membangun sistem pendidikan lingkungan untuk anak-anak SD dan masyarakat di Kota Semarang. Membangun pemimpin-pemimpin bagi diri mereka sendiri dan lingkungan sekitar mereka untuk membuat lingkungan mereka sendiri menjadi lebih bersih
Bu Singgih dkk

Saya kangen dengan obrolan ringan khas Ibu Singgih sewaktu saya monitoring kotak kompos beliau atau kangen melihat bagaimana membersihkan sungai yang kotor tidak membuat mereka lantas bermuram durja tetapi malah melepas tawa.

Entah kapan saya bisa berjumpa mereka lagi, mungkin nanti saya bisa mampir hanya untuk mengobrol soal gossip ibu-ibu atau mengenai keluarga dan lingkungan mereka.

Kalau kesadaran diri itu sudah ada, jangankan tidak membuang sampah sembarangan, mengurus sampah tetanggapun akan mereka lakukan.

Postingan ini saya dedikasikan untuk ibu Singgih dan kawan-kawan di Jomblang, selamat berjuang bu!

36 thoughts on “Kesadaran diri ….

  1. orang-orang yang berada dalam mobil mewah dengan enteng membuang sampah ke jalan

    Aku paling benci sama orang yang membuang sampah dari mobil

  2. kayanya emang harus ditanamkan sejak kecil. dimulai dari diri dan lingkungan yang terdekat dengan kita.
    aku bahkan pernah jengkel sama anakku yang menggenggam selembar struk belanja yang dia temukan di tengah lobi suatu mal
    “itu punya sapa ndhuk?”
    “ga tau, tadi nemu di situ”
    “lha ngapain kamu gegem begitu?”
    “mau aku masukin tempat sampah, tapi belum nemu”
    lumayan berhasil kayaknya😀

  3. Wah ini baru pejuang nih… turun ke lapangan langsung..😀 kata iklan Rinso –> berani kotor😀

    Moga2 grakan seperti ini bisa terus konsisten yah..

  4. Selamat pagi mas Didut…

    Kesadaran untuk mencintai lingkungan itu memang harus dimulai dari diri sendiri.

    (saya sendiri juga lagi belajar mencintai lingkungan saya..😀 )

  5. wah salut mas didut malah sudah “take action ” buat membersihkan bumi dari sampah.

    *angkat tinju*
    – jangan mau terima kantung plastik hitam
    – ( isinya buat saya ya…)..:P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s