Wanita dan Kekuatan Untuk Menggerakkan

Saya sudah pernah menulis tentang ibu-ibu ini dipostingan sebelumnya: Bergeraklah NegrikuBersih Sungai Yuk & Ibu Singgih.

Ibu PKK Kel. Jomblang, Semarang (1)
Sekitar 2 tahun yang lalu saya dan teman-teman waktu itu pernah memberikan suatu pelatihan untuk ibu-ibu PKK di Kel. Jomblang, Semarang. Pelatihan tersebut memberikan bekal pengetahuan bagi ibu-ibu PKK tersebut untuk menjadi penggerak yang lebih powerfull terutama untuk bidang pendidikan lingkungan.

Ibu Pkk Kel. Jomblang, Semarang (2)
Kami tahu bahwa perubahan itu akan lebih cepat kalau dilakukan dari dalam. Mengapa mayoritas ibu-ibu? Karena ibu-ibu ini setiap harinya lebih dekat dengan persoalan sampah dalam kehidupan sehari-hari. Mereka lebih banyak di rumah dan mengurus keperluan rumah tangga.

Dan ternyata ibu-ibu PKK ini benar-benar menjadi motor penggerak dan inspirasi yang ampuh bagi masyarakat disekitar mereka untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. Setelah pelatihan selesai, mereka membentuk kelompok penggerak lingkungan di lingkungan mereka sendiri dan membuat program reguler untuk sampah. Kenapa sampah? Karena di tempat tinggal mereka tidak ada pengangkut sampah yang bisa mangambil sampah mereka sehari-hari.

Disetiap acara yang mereka hadiri seperti pertemuan-pertemuan PKK dan warga mereka tidak pernah lelah untuk mengingatkan warga akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya atau tetap melakukan program kompos yang telah mereka sepakati. Walau pada awalnya tidak sedikit cemooh dan sindiran, tetapi setelah melihat bukti dengan mata kepala sendiri para warga juga tidak sungkan untuk mengikuti program yang mereka tawarkan.

Bu Singgih dkk
Program mereka sederhana walau tidak mudah untuk dilakukan. Yang pertama setiap beberapa bulan mereka mengadakan bersih sungai Bajak yang ada disekitar rumah mereka. Program ini untuk mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah di sungai. Karena warga jomblang yang berada disekitar sungai terbiasa untuk membuang sampahnya di sungai. Walau secara fisik kegiatan ini melelahkan tetapi tetap dijalankan dengan gembira oleh ibu-ibu ini.

praktek

foto-foto
Yang kedua kegiatan mengajarkan pengkomposan. Setiap bulannya mereka berkunjung dari satu RT ke RT lainnya untuk mengajarkan kegiatan mengurangi sampah organik rumah tangga dengan metode pengkomposan dengan keranjang Takakura. Metode keranjang Takakura adalah salah satu metode pengkomposan yang paling mudah, tahan lama dan terus menerus.

mengantarkan keranjang
Ibu-ibu ini  seakan tidak lelah membawa beberapa keranjang Takakura dari 1 RT ke RT lainnya. Saya sering membawa keranjang Takakura dengan tangan dan keranjang ini tidaklah ringan.

Satu hasil yang cukup mengejutkan adalah kelompok penggerak di RW IX Kel. Jomblang. Dengan tenaga 5 orang penggerak mereka mampu menginspirasi dan menggerakkan sekitar 500KK lebih untuk memilah sampahnya. Yang menjadikan hasil ini luar biasa adalah kondisi dari RW IX ini sendiri:
1. Mereka tidak mempunyai pengangkut sampah karena landscape kampung yang menanjak di keseluruhan area RW. Pengangkut sampah tidak kuat untuk menarik gerobaknya.
2. Warga terbiasa untuk membuang sampahnya ke daerah kosong disekitar RW IX ini.
3. Dan warga di RW ini cukup keras kepala untuk tidak membuang sampah pada tempatnya.
4. Kelompok ibu-ibu penggerak di RW IX ini berhasil menggerakkan seluruh warga dalam jangka waktu beberapa bulan saja.

Saya sendiri tidak yakin hasilnya akan secepat ini kalau ada orang luar masuk dan memberikan penyuluhan ke warga RW IX ini.

Jadi siapa bilang wanita lemah? Menurut saya sih wanita dalam banyak hal wanita bisa menjadi lebih kuat dan menginspirasi daripada laki-laki. *grinz*. Semoga postingan ini bisa lebih menginspirasi kita untuk melakukan gaya hidup yang ramah lingkungan.

15 thoughts on “Wanita dan Kekuatan Untuk Menggerakkan

  1. salut, kegiatan ini adalah kegiatan yang pokok, kebersihan adalah sebagian dari iman, nampaknya ini sudah merasuk dan sangat disadari para ibu-2 yang ulet ini, selamat untuk ibu2 ini,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s