mbelgedez

Report: Trees for Life

Akhirnya hari rabu yang lalu saya ketemu blogger-blogger lain yang diundang Djarum untuk hadir diacara penanaman pohon trembesi mereka di daerah Karanganyar, Demak.


Ketemu Titi, Dita, Nike & Om Mbelgedez di bandara karena mereka semua datang dari Jakarta. Dari situ langsung makan siang di Sambara. Ternyata tempat makan yang cukup menyenangkan, lain kali review ah buat si tukangmakan hehe~.

Dari makan siang langsung menuju Demak untuk menuju lokasi penanaman. Saya pikir lokasi penanaman berada di daerah Demak yang dekat Semarang, ternyata di Karanganyar, Demak sudah mendekati Kudus, lumayan jauh dari Semarang.


Sesampainya di Karanganyar kita langsung duduk bareng Nidji :horray: liat aja nih pose Om Mbelgedez yang langsung pose sama Randy hihihi~ Walau umur udah panjang pose tetep gaya anak muda :set dah ah:. Dan karena tidak ada Luna Maya, gak foto-foto dong saya sama artisnya  : PD najes:.


Setelah pembukaan kita langsung menanam pohon trembesi untuk program Trees For Life ini. Sempet ketemu Prof. Darto (guru besar Magister Lingkungan UNDIP). Beliau salah satu pembina di (mantan) kantor saya dulu. Dan sempat ngobrol-ngobrol sedikit mengenai trembesi ini. Memang sebenarnya trembesi ini naturalnya membutuhkan lahan yang luas.  Tetapi dipinggir jalanpun bisa berkembang asal mendapatkan lahan yang sesuai. Dan akar dari trembesi ini akan mencari ruang yang lain kalau mentok sesuatu. Oleh karena itu kemungkinan besar akarnya tidak akan merusak aspal jalan nantinya.


Sempat juga diskusi soal pro dan kontra keberadaan pohon ini di Indonesia dengan beliau, soalnya jarang-jarang bisa ketemu guru besar magister lingkungan :senyum:. Anyway penghijauan memang bisa membuat hati adem, sampe om Mbelgedez aja yg blognya biasanya panas-panas (walau beliau adem ayem aje) sepertinya in banget dengan acara penanaman ini. Liat dong gayanya menyiram bibit trembesi ini untuk pertamakalinya.


Setelah acara selesai kita langsung kembali ke Semarang karena teman-teman dari Jakarta mengejar penerbangan malam. Padahal Titi keknya ngebet banget pengen nonton Nidji manggung hihihi~ Sebelum pulang kita dapat goodie bag dari Djarum. Dan jangan salah sangka, isi goodie bagnya juga lain dari yang lain. Kita masing-masing mendapatkan bibit Gelombang Cinta (Anthurium) dan sekarang sudah nangkring dengan manisnya di meja tamu saya.


Sudahkah kamu menanam bulan ini nda?

PS:
Foto-foto diambil dari FBnya Titi.
*nda itu sapaan akrab ala semarang(an)

32 thoughts on “Report: Trees for Life

  1. Coba cari di yutub, cin. Kali aja ada video yang kalian keliatan di tipi kemaren hihihi…

    Terima kasih sudah menanami ujung kotaku ya… (cozy)

  2. Jiyahahahah!! Dasar kagak bawa kamera, bisanya ngembat fotooo! Hehe.. nice to meet you dut. Kapan2 kalo masih ada umur dan kesempatan kita sua lagi ya.. Had a blast that daayy!! CHEERIO!!😀

  3. itu namanya tanaman gelombang asmara😀 katanya waktu dulu sempet ngetrend dan harganya lumayan…sekarang ga tau deh..
    seru bener acara kemarin, disaksikan masyarakat karang anyar demak dan pohon trembesi para “band blogger” di acara Djarum Trees for Life ini tepat di sebelah trembesinya “band Nidji”. eh kalo Nidji ga usah pake tanda kutip ya? :p

  4. waa gudibegnya aku mauuu😀
    kalo udah deket Kudus berarti rada jauh dari tempat simbahku..
    alasana milih di Karanganyar karena apa ya dut?

  5. masih ada gudibegnya gakkkk?… mau dong…

    Eh, lain kali kalo nanam pohon gini ajak2 dong… hihihihi… Mari lestarikan pohon2 di Indonesia
    I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s