Aceh-Jepang-Jakarta

Bukan kaki saya yang jalan-jalan kesana tapi ini catatan perjalanan isi perut saya seminggu ini.

Setelah hari sabtu lalu ber-kopdar ria dengan loenpia ke warung aceh, hari selasa kemarin Mayuko saya bajak ke Nori karena dia gak percaya kalo rasanya mirip sama yang aslinya.

Sempat bingung mau makan apa di Nori karena saking banyaknya menu yang tersedia akhirnya kita memesan steam gyoza dan fushion sushi.Kebanyakan menu fushion sushi adalah sushi yang sudah dimasak tetapi saya kali ini memilih fushion sushi yang menggunakan daging ikan salmon segar.

Continue reading “Aceh-Jepang-Jakarta”

Sushi

Review kuliner-Tadi malam ber-kopdar kuliner dengan Budi, Yudi dan Ari. Janjian jam 6 sore di Nori The Japanese Kitchen Lounge , ternyata mulai jam setengah 6 hujan turun dengan lebat. Tadinya mau dibatalkan tapi dengan semangat 45 akhirnya jadi juga ketemuan di Nori dengan diiringi hujan rintik-rintik dari rumah. Dipasin ke Nori pas tanggal muda deket gajian jadi gak usah mikir buat makan sushi ๐Ÿ˜› , emang rencananya mo ngabisin menu sushi yang ada di Nori secara bertahap hehehe~ Datang pertamakali karena Nori ini karena cuma 10 menit dari rumah, dimulai dengan 1 cangkir Cappucino karena sewaktu dijalan lumayan dingin dan malas juga pake jaket.

Di Indonesia mungkin sushi sudah terkenal banyak yang tahu tapi mungkin belom banyak juga yang merasakan, sepengetahuan orang umum mungkin sushi makanan jepang yang terbuat dari daging mentah. Sushi dibuat dari nasi dan dibentuk bersama lauk yang biasanya berupa makanan laut, berbeda dengan sashimi yang hanya terdiri dari makanan laut atau daging segar yang disajikan mentah-mentah. Nasi yang dibuat untuk sushi biasanya mempunyai cita rasa yang lain karena sudah dibumbui dengan campuran cuka beras, garam dan gula. Continue reading “Sushi”